ASEPHI DKI Fokus pada Konsolidasi Internal

Sebagai Ketua BPD ASEPHI DKI Jakarta Periode 2018-2023, Sholahudin Fuadi mengaku sedang fokus mengadakan konsolidasi internal. Langkah itu dilakukan untuk menyatukan visi dan mempererat kebersamaan anggota.

Berkat kesuksesannya sebagai pengusaha mainan anak, Sholahudin Fuadi telah dipercaya oleh para anggota secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) untuk menjadi Ketua BPD ASEPHI DKI Jakarta. Sebelumnya, Fuadi menjabat Wakil Ketua, sehingga telah banyak dikenal oleh para anggotanya.

Menurut Fuadi, pemilihan pengurus BDP ASEPHI DKI Jakarta baru kali ini dilakukan melalui Musda, dan ini sebagai percontohan untuk BPD-BPD lain. Penyelenggaraan Musda berlangsung atas dukungan BPP ASEPHI yang dilaksanakan pada 25 November 2018 di Jakarta. “Kita banyak mendapat bantuan dan banyak belajar dari BPP ASEPHI,” ucapnya.
Fuadi menjelaskan, program kerja yang disusun kepengurusan baru tidak muluk-muluk. Pertama, konsolidasi internal. “Dalam program utama konsolidasi, kami memanggil semua anggota. Setiap dua pekan sekali diadakan pertemuan anggota dan yang diharuskan datang adalah para pemiliknya,” ucapnya.

Dalam kepengurusan BPD ASEPHI Jakarta yang baru, lanjutnya, sudah sangat solid dan semua bagian saling membantu, dan semuanya seiring berjalan bersama. “Untuk program kerja, kami berkonsultasi dengan BPP ASEPHI. Apakah ada program turunan yang bisa dikerjakan, misalnya mengikuti pameran mall to mall,” tegas Fuadi.



Menurut Fuadi, yang menjadi persoalan adalah anggota BPD ASEPHI DKI Jakarta yang rata-rata adalah UKM, semuanya menginginkan dapat kesempatan mengikuti pameran Inacraft. Sementara itu, jatah untuk kepesertaan pameran jumlahnya terbatas.

Biasanya, lanjut Fuadi, mereka yang mau menjadi anggota BPD ASEPHI Jakarta menanyakan apa yang akan didapat dari asosiasi. Sementara ini, mereka sangat menginginkan dapat ikut dalam pameran Incaraft. “Saya takut tidak adil kalau semua ingin ikut Pameran Inacraft. Padahal, kalau mau jadi anggota tidak harus ikut Inacraft, masih ada Crafina,” ujarnya.
Pada saat ini, lanjutnya, jumlah anggota BPD ASEPHI DKI Jakarta sebanyak 316 orang anggota, sementara itu jatah stand yang diperoleh dalam pameran Inacraft hanya sekitar 160 stand. “Jadi masih kurang sangat banyak,” terang Fuadi.

Fuadi mengatakan, program kerja utama BPD ASEPHI DKI Jakarta adalah mengikuti program kepengurusan sebelumnya, yaitu kunjungan bisnis ke luar negeri. Dulu pernah melakukan kunjungan bisnis ke Jepang, direncanakan kunjungan bisnis yang akan datang adalah ke Turki. Karena, menurutnya, Negara Turki memiliki perekonomian yang bagus dan craft juga bagus.

Program kerja selanjutnya adalah mendorong anggota sebagai pelatih bisnis. Karena, banyak anggota yang sering diundang untuk pelatihan di mana-mana untuk mengajari craft. Selain itu, BPD ASEPHI DKI Jakarta juga membantu menfasilitasi anggota untuk memperoleh sertifikasi pelatih bisnis. (Ahmad Jauhari dan Achmad Ichsan)

About eddy Purwanto

Check Also

Dibutuhkan Dorongan ASEPHI untuk Kerajinan Sumatera Barat

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) diharapkan mampu mendorong kemunculan produk lokal Sumatera Barat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: