Bangun Bisnis dengan Bantuan Layanan Bank

Memulai suatu bisnis menjadi impian sebagian besar orang. Namun tidak semua pengusaha memiliki bekal yang memadai saat memulai bisnis terutama untuk masalah pendanaan. Hal tersebut tentu mendorong para pengusaha untuk mencari cara dalam memulai usaha. Dengan berbagai layanan bantuan usaha yang tersedia, masih banyak pengusaha yang ragu untuk memanfaatkan bantuan dari bank.

Padahal, jika dapat dengan cermat memilih dan memahami layanan perbankan, pengusaha dapat mengembangkan bisnis dengan maksimal seperti yang dirasakan oleh PT Dian Cipta Perkasa (DCP), perusahaan penyedia bahan baku untuk bahan makanan, aditif pakan, bahan baku farmasi dan bahan kimia ke berbagai industri manufaktur di Indonesia.

Perusahaan yang mendapatkan reputasi sebagai “Mitra Solusi Utama” dalam industrinya ini didirikan oleh Rudy Ismanto dari nol, pasalnya CEO PT Dian Cipta Perkasa, Rudy Ismanto berhasil memulai bisnisnya dan kini telah berkembang menjadi salah satu perusahaan pemimpin pasar dalam distribusi bahan kimia (full-line chemical). Hingga kini, DCP selalu mengalami peningkatan yang signifikan tidak hanya dari segi revenue tetapi juga jumlah karyawan. Diawali dari empat orang karyawan, kini DCP memiliki 140 karyawan yang tersebar di beberapa daerah termasuk Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Medan.



Hal tersebut diraih secara perlahan dengan melakukan ekspansi sedikit demi sedikit dan berkelanjutan. Apa saja yang dilakukan DCP untuk membantu bisnisnya dalam melakukan pengembangan. Ada tiga tips memaksimalkan pertumbuhan bisnis DCP yang dapat menginspirasi.

Pertama, peningkatan infrastruktur dalam proses pemasaran. Sebagai perusahaan distribusi, DCP membutuhkan infrastruktur sebagai sarana untuk menjalankan bisnis sehari-hari. Dalam upayanya untuk meningkatkan performa, DCP memberikan perhatian khusus terhadap infrastruktur yang membutuhkan tambahan modal usaha. Menyadari kebutuhan infrastruktur sebagai komponen yang fundamental bagi perusahaan, DCP melakukan pengelolaan dan penambahan modal usaha secara berkala terhadap infrastruktur yang didukung oleh produk bernama DBS Working Capital Financing oleh Bank DBS Indonesia. Produk ini memberikan solusi inovatif bagi DCP dalam bentuk pendanaan modal usaha yang membantu pengusaha mengembangkan perusahaan.

Kedua, suntikkan likuiditas dalam rantai pasokan (supply chain). Sebagai importir, tentunya DCP membutuhkan ketepatan dan komitmen dalam menyelesaikan masalah keuangan. Akses terhadap produk dan pembiayaan impor yang mudah dan cepat tentu menjadi hal penting bagi DCP dalam meningkatkan bisnisnya. Suntikkan likuiditas ke dalam rantai pasokan dianggap perlu oleh DCP sehingga perusahaan dapat fokus dalam mengembangkan bisnis dan mendapatkan berbagai manfaat seperti peningkatan modal usaha dan pembiayaan hingga 100% dari nilai faktur tanpa perlu jaminan tambahan.

Dan ketiga, pemaksimalan modal dalam meningkatkan kredibilitas. Bisnis yang berkembang tentu sejalan dengan jumlah proyek yang juga ikut meningkat. Oleh karena itu, pemilik usaha terutama bagi perusahaan penyedia jasa harus pintar dalam meyakinkan pelanggan atas layanan yang diberikan.

About Auliya Mustar

Check Also

Bersinarnya Bisnis Kerajinan Kaca

Banyak cara yang dapat dipilih untuk mempercantik isi rumah agar tidak membosankan dan membuat nyaman. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: