BONSAI DARI KORAN BEKAS

Bonsai adalah tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal,  dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar, yang sudah tua di alam bebas. Dalam khasanah bahasa Jepang, Bonsai adalah pelafalan bahasa Jepang untuk penzai (盆栽) yaitu seni yang mencakup berbagai teknik pemotongan dan pemangkasan tanaman, pengawatan (pembentukan cabang dan dahan pohon dengan melilitkan kawat atau membengkokkannya dengan ikatan kawat), serta membuat akar menyebar di atas batu, sebagai apresiasi terhadap keindahan bentuk.

Tanaman atau pohon bonsai dibentuk dengan bantuan kawat pada ranting dan tunasnya. Perubahan yang dramatis terjadi terus menerus pada tanaman sesuai keinginan dan  keadaan alam merupakan salah satu daya tarik bonsai.

Akan tetapi, ada cara lain untuk membuat tanaman bonsai secara praktis dan cepat dengan mengikuti kaidah seni, yang sangat mudah dan ramah lingkungan serta berdasarkan konsep seni bonsai yang sesungguhnya.

Bahan baku yang diterapkan bukan lagi memaksakan kehendak dan keinginan naluri manusia terhadap mahluk hidup, seperti tanaman atau pohon sebagai media membuat kreasi bonsai. Melainkan barang bekas seperti koran bekas dengan hasil yang sama indahnya dengan tanaman bonsai asli. Berikut adalah cara membuat bonsai dari kertas koran.

Bahan-bahan :

- Kertas Koran

- Botol Plastik Ukuran Sedang

- Cat

- Triplek Ukuran 15 X 15 Cm

- Kawat Bunga 6 Meter

- Lem Kayu

- Lem Tembak/Lem Bakar

- Kayu Tangkai Es Krim

- Batu-Batu Keci

- Benang Wol - Serbuk Bekas Gergaji Kayu (Grajen) - Kardus Bekas - Styrofoam Peralatan : - Tang - Kuas - Gunting

Cara Membuat :

Pertama, menggulung kertas koran. Ambilah selembar kertas koran lalu beri sepotong kawat ditengahnya lalu gulung menjadi gulungan kecil memanjang sebesar jari kelingking. Gulungan ini nantinya akan digunakan sebagai dahan atau batang, dan sepotong kawat ditengahnya itu agar nanti dahannya mudah dibengkokan dan dibentuk.

Kedua, membentuk batang bonsai. Siapkan sepotong papan triplek atau papan kayu untuk dudukan, lebarnya tidak ada ketentuan, digambarkan disini menggunakan ukuran 12 x 12 cm. Kemudian siapkan 7 gulungan kertas koran berkawat dengan panjang berlainan, sebagai calon dahan. 7 gulungan kertas koran berkawat ini kemudian dijadikan satu dan ditempelkan berdiri di atas papan lalu ditempelkan gulungan kertas lain secara memutar mendatar.

Selain untuk membentuk pokok pohon juga untuk menjaga batang pohon agar bisa kokoh berdiri. Gunakan lem kayu saat melilitkan gulungan koran. Lilitkan terus gulungan-gulungan kertas yang lain sehingga membentuk batang pohon. Atur dan bengkokan dahan sehingga menyerupai pohon tua raksasa seperti aslinya.

Ketiga, mengecat dan memasang daun dan bunga. Memberikan warna untuk pohon bonsai sesuai selera dan imajinasi. Bisa pula digunakan cat kayu warna coklat tua ataupun muda atau bahkan warna hitam. Setelah dikeringkan, tambahkan daun bunga atau dahan tambahan lain.

Untuk daunnya, bisa digunakan berbagai bahan. Yang paling mudah dan cepat sekaligus hasilnya bagus, beli daun plastik dari toko bunga plastik yang biasanya menjual daun plastik untuk bahan rangkaian bunga. Tempelkan daun-daun ini menggunakan lem bakar. Atur sedemikian rupa sehingga pohon bonsai terlihat alami dan cantik.

Kalau menginginkan daun dari bahan bekas lainnya, bisa dibuat dari botol plastik air mineral. Potonglah menyerupai bentuk daun dan berilah cat hijau pada salah satu sisinya. Bunga dan daun bisa pula di buat dari tas plastik warna-warni yang sering dibuang percuma. (Agus Sukmadi)

About Achmad Ichsan

Check Also

Dibutuhkan Dorongan ASEPHI untuk Kerajinan Sumatera Barat

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) diharapkan mampu mendorong kemunculan produk lokal Sumatera Barat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: