Home / Business / Pameran Kerajinan Terbesar di ASEAN Digelar di Jakarta

Pameran Kerajinan Terbesar di ASEAN Digelar di Jakarta

Pameran bertajuk Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT 2019), yang didaulat sebagai salah satu pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara, kembali digelar untuk yang ke-21 kalinya di Jakarta Convention Center.

Penyelenggaraan pameran ini, diikuti oleh 1.421 peserta dari seluruh pelosok tanah air, yang terdiri dari para perajin, pengusaha, produsen, dan eksportir kerajinan. Beberapa negara sahabat, juga ikut menyemarakkan pameran dengan menampilkan produk kerajinan mereka seperti Maroko, Jepang, Polandia, Pakistan dan Hongkong.

Seperti pada setiap penyelenggaraannya, pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) yang bekerjasama dengan Mediatama Binakreasi ini, senantiasa menampilkan secara khusus kerajinan dari daerah tertentu di Indonesia secara bergilir sebagai ikon utama pameran.

Di Pameran Inacraft ke-21 ini, akan mengangkat kesenian dan kebudayaan serta produk kerajinan unggulan dari Betawi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai ikon pameran dengan tema “Jakarta Enjoyable Multicultural Diversities” mendampingi tema sentral “From Smart Village to Global Market”.

Di samping menampilkan produk kerajinan Provinsi DKI Jakarta sebagai main icon dan ambience pameran, penampilan seni budaya juga akan mengisi acara pembukaan dan program acara selama pameran melalui berbagai pagelaran seni musik dan hiburan tradisional yang menarik.



Target 1.300 Buyers

Pameran INACRAFT 2019, sebagai pameran kerajinan nasional berskala internasional, yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo ini menargetkan 1.300 buyers.

Panitia juga mengadakan kegiatan khusus Buyer’s Night Welcome Dinner pada tanggal 24 April 2019, yang dihadiri oleh potential buyers, Kantor Perwakilan Indonesia di Luar Negeri, potential exporters dan pelaku kerajinan lainnya.

Selain fasilitas buyers, penyelenggara juga menyediakan fasilitas transportasi bagi pengunjung yang ingin berkunjung pameran melalui layanan shuttle bus di beberapa mal seperti Summarecon Mall Bekasi, Margo City Mall, One Belpark Mall, Kuningan City Mall dan Mall Emporium Pluit serta shuttle yang beroperasi di seputaran Senayan melalui Pintu V GBK.

Penyelenggaraan INACRAFT tahun ini, didukung oleh BNI sebagai sponsor utama dengan penggunaan fasilitas fitur Tapcash sebagai akses masuk pameran dan dapatkan harga masuk spesial Rp 1.946 untuk 1.000 pengunjung pertama setiap harinya.

Pameran ini menargetkan, jumlah pengunjung sebanyak 200.000 orang pengunjung dan transaksi retail senilai Rp149 milyar, serta kontrak dagang sebesar US$13 juta selama 5 hari penyelenggaraannya.
Selama lima hari berlangsungnya Pameran Inacraft, terjadi peningkatan jumlah pengunjung, penjualan ritel dan kontrak dagang dibandingkan tahun sebelumnya. Berikut ini, capaian transaksi di Pameran Inacraft, dimana total pengunjung sebanyak 173.695 orang (naik 15% dibanding 2018, namun masih dibawah target 200 ribu pengunjung). Total Penjualan Ritel sebesar Rp145, 1 Milyar (naik 10% dibanding tahun lalu dan mencapai target). Total Kontrak Dagang sebesar US$13,45 juta (naik sekitar 12% dibandingkan tahun lalu dan mencapai target).

About eddy Purwanto

Check Also

Peralatan Dapur Ramah Lingkungan

Beragam peralatan dapur dengan segala fungsinya seperti untuk pengolahan masak-memasak, banyak ditemui di toko-toko. Peralatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: