Home / Event / Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) Gelorakan Minat Pecinta Otomotif di Mandiri ISEE FEST 2019

Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) Gelorakan Minat Pecinta Otomotif di Mandiri ISEE FEST 2019

Jakarta, 28 September 2019 – Selama 10 hari, kawasan Gelanggang Olahraga Bung Karno (GBK) bersolek menjadi tempat wisata yang menyenangkan dan edukatif bagi masyarakat dan keluarga Indonesia. Semarak dan gegap gempita seperti festival Asian Games 2018 akan kembali menggema di sana.

Hal itu dikarenakan festival outdoor berkonsep ‘hybrid festival’ pertama dan terbesar di Indonesia, Mandiri ISEE FEST 2019 akan berlangsung pada 27 September hingga 6 Oktober 2019 di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Mandiri ISEE FEST 2019 terselenggara berkat sinergi antara Bank Mandiri  berkolaborasi dengan Pengelola Kompleks GBK dan Amara Group dalam rangka memperingati HUT Bank Mandiri ke-21 yang jatuh pada 2 Oktober 2019 sekaligus HUT GBK yang ke-57. Dalam balutan tema “Experience the Ambience”, festival outdoor ini siap memikat 100.000 pengunjung yang datang.

Sesuai dengan konsep hybrid festival yang menggabungkan berbagai kegiatan dan minat berbeda dalam satu acara, Mandiri ISEE FEST berusaha untuk menyatukan keberagaman masyarakat dalam momen kebersamaan di GBK. Oleh karena itu tak hanya menampilkan seni, musik, kuliner, budaya dan olahraga saja, Mandiri ISEE FEST 2019 juga turut menyuguhkan kegiatan menarik dalam bidang otomotif.

Otomotif menjadi salah satu sorotan karena bidang yang satu ini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal itu ditandai oleh terselenggaranya sejumlah pameran otomotif di tanah air seperti GIIAS dan IIMS yang mendapatkan antusiasme tinggi.

Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) pada 2016, penjualan mobil di Indonesia mengalami pertumbuhan positif. Pada Juli 2016 penjualan mobil di Indonesia mencapai 62.603 unit. Namun setelah sebuah pameran otomotif selesai diadakan, jumlahnya mengalami puncak menjadi 96.294 unit mobil pada Agustus 2016.

Betapa tingginya animo masyarakat dalam bidang otomotif kemudian membuat Mandiri ISEE FEST turut menggandeng Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) sebagai community partner. Melalui kolaborasi tersebut, ISEE FEST siap menjadikan GBK sebagai ajang meeting point dalam mewadahi minat para pecinta otomotif untuk saling berinteraksi dan berbagi informasi.

“Kami ingin menjadikan Mandiri ISEE FEST tak sekadar wisata keluarga saja, namun juga sebagai festival hobi. Salah satunya adalah otomotif. Dengan merangkul Parjo sebagai community partner, kami ingin menggelorakan minat para pecinta otomotif tanah air di GBK melalui rangkaian kegiatan yang menarik.“ tutur Ernst Remboen dari Amara Group.

Parjo adalah sebuah platform online kombinasi antara portal, marketplace & social network yang menghubungkan penggemar motor, penggandrung mobil, komunitas otomotif dan lokal kreatif, serta pelaku bisnis gaya hidup otomotif untuk berinteraksi dan berkolaborasi, baik online maupun offline. Wadah otomotif ini berdiri sejak 2012.



“Parjo tak hanya soal kendaraan. Memasuki era digital, otomotif culture mengalami perubahan. Dengan banyaknya para pecinta otomotif yang terjun ke berbagai lini bisnis seperti barber shop, coffee shop dan custom sneaker, Parjo juga berusaha menjadi wadah bagi mereka agar dikenal oleh para industri untuk mengembangkan minat lainnya.” ujar Agus Gusno.

Dalam gelaran Mandiri ISEE FEST 2019, Parjo hadir dalam ‘Parjo Movement’ di Parkir Timur Senayan. Selama 3 hari dari 27 hingga 29 September 2019, Parjo akan menyuguhkan berbagai acara menarik, mulai dari Bursa Titip Jual Mobil dan Motor, Creative Movement, Artworker Show, Garage Sale, Bandung Vintage Market hingga Food Truck.

Di Bursa Titip Jual Mobil dan Motor, Parjo akan memanjakan para pengunjung lewat pameran mobil dan motor retro, klasik dan 90an. Tercatat ada 100 unit mobil dan 150 unit motor yang dipamerkan. Tahun produksinya berbeda-beda, namun yang tertua adalah keluaran tahun 1960an.

Dari segi harga cukup bervariasi. Untuk motor, harganya berkisar Rp5 juta hingga Rp250 juta. Sementara untuk mobil harganya berkisar dari Rp20 juta hingga Rp1,4 Milyar. Namun perlu diketahui bahwa harga ini tidak mutlak. Calon pembeli dapat melakukan negosiasi dengan si pemilik sehingga dapat membawa pulang mobil idaman dengan harga lebih bersahabat.

Dari berbagai merk dan tipe, mobil merk Toyota tipe Land Cruiser LC 78 Troop Carrier menjadi sorotan di Parjo Movement. Selain karena dibanderol dengan harga paling fantastis yakni Rp1,4 Milyar, mobil ini juga memiliki kelebihan karena merupakan kendaraan full size yang mampu mengangkut hingga 12 orang dengan leluasa. Kemudian mobil merk ini juga merupakan upgrade dari Troop Carrier seri 70 yang ditopang dengan keunggulan berupa penggunaan suspensi coil spring pada bagian depan, per daun belakang lebih panjang dan baut roda yang semula berjumlah enam menjadi lima.

Hal yang menarik adalah Parjo menerapkan konsep offline-online exhibition. Melalui konsep tersebut, Parjo memungkinkan masyarakat dari Sabang sampai Merauke dapat melakukan transaksi jual-beli produk-produk unggulan tanpa harus datang ke acara. Tinggal pilih mobil yang diimpikan dan lakukan transaksi secara daring via aplikasi atau website Parjo, maka impian memiliki mobil idaman dapat menjadi nyata.

Bagi yang suka dengan hal-hal berbau vintage, pengunjung dapat mendatangi Bandung Vintage Market. Di sini sejumlah kolektor vintage dari Bandung seperti Bulu Rongsok Bandoeng, Tjikapoendoen Antiques Vintages dan Java Vintage hadir untuk menggairahkan minat vintage khususnya otomotif vintage.

Menariknya, Parjo juga mengadakan aksi sosial di Mandiri ISEE FEST 2019 dengan nama kegiatan “Distinguished Gentleman’s Ride”. Dengan melibatkan 2000 pengendara, Parjo berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kanker prostat sekaligus melakukan penggalangan dana untuk disalurkan kepada para pengidap kanker prostat di Indonesia. Kegiatan ini dimulai dari Lapangan Blok S dan berakhir di Parkir Timur Senayan pada Minggu, 29 September 2019.

“Kami ingin Parjo juga menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Melalui Distinguished Gentleman’s Ride, Parjo berupaya untuk menginspirasi para pecinta otomotif untuk senantiasa menebarkan kebaikan kepada sesama. “ jelas Agus Gusno. (Iko Muhyidin)

About Icho

Check Also

Primaduta Award 2019: Penghargaan atas Kinerja dan Loyalitas Buyers Produk Indonesia

Tangerang, 16 Oktober 2019 – Kementerian Perdagangan memberikan penghargaan Primaduta Award kepada 45 buyers dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: