Home / Tech Craft / Peluang Kerajinan Tekstil Modern di Pasar Global
70262425 - women looking at roll of material

Peluang Kerajinan Tekstil Modern di Pasar Global

Kerajinan tekstil modern produk Nasional ternyata banyak diminati pasar global. Besarnya demand konsumen mancanegara tentunya dikarenakan kualitasnya dan juga desain bahannya yang inovatif serta seusai selera konsumen

Kerajinan tekstil dari masa ke masa terus berkembang. Kerajinan ini sudah lama dikenal di bumi Nusantara, pada awalnya hanya berupa rajutan dengan bahan utama serat atau pintalan dari benang alami. Seiring kemajuan teknologi pembuatan kain rajutan tidak lagi secara konvensional tetapi menggunakan mesin rajut modern.

Tekstil merupakan bagian yang tak terpisahkan dari seni budaya, upacara, serta prosesi ritual keagamaan dan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap waktu, mayarakat akan menemui beragam penggunaan bahan tekstil produk tradisional maupun modern.

Bahan kerajinan tekstil modern maupun tradisional, adalah produk yang berasal dari serat yang diolah menjadi benang dan dirajut lagi menjadi kain. Dari kain inilah, yang digunakan sebagai bahan utama kerajinan tekstil. Produk tekstil meliputi produk serat, benang, kain pakaian dan berbagai produk kerajinan yang lainya.

Pada dasarnya bahan kerajinan tekstil dikelompokan berdasarkan jenisnya, missal berdasarkan jenis produk dan bentuknya seperti, benang, serat staple, serat filamen, benang, kain dan produk kerajinan lainya. Berdasarkan jenis bahannya, seperti serat sintetis, serat alam, serat campuran. Berdasarkan jenis warna dan motifnya apakah berwarna, bermotif dan bergambar. Berdasarkan jenis konstruksinya, rajut, tenun, benang tunggal, tempa, benang gintir.

Jenis Bahan Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil di Indonesia sesungguhnya dibagi menjadi dua jenis / kelompok besar, yaitu kerajinan tekstil tradisional dan kerajinan tekstil modern. Dalam perkembangannya industri bahan kerajinan tekstil modern tersebut berjalan sangat pesat di dunia pada umumnya dan khususnya Indonesia. Saat ini banyak perancang atau desainer di Negeri ini yang menghasilkan karya-karya busana modern menunjang produksi bahan kerajinan tekstil modern tersebut.

Tidak sedikit masyarakat di Nusantara dengan aneka seni budaya mengembangkan ide kreatif dari bahan kerajinan tekstil modern Indonesia, agar dikenal luas di negeri ini dan juga di mancanegara. Menyeuaikan dengan trend mode pakaian serta kerajinan berbahan tekstil modern yang mengikuti keinginan pasar.

Sedangkan kerajinan tekstil modern merupakan kerajinan dalam proses produksinya menggunakan mesin canggih sebagai alat pengolahan, pemintalan, dan perajutan secara otomatis. Berbeda dengan kerajinan tekstil tradisional yang masih menggunakan tenaga manusia dalam proses pembuatannya.



Seiring dengan kemajuan jaman yang semakin canggih perkembangan di bidang ilmu dan tehnologi, terkait mesin industri produksi bahan kerajinan tekstil modern ternyata memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh tehnik konvensional dalam memperoduksi bahan kerajinan tekstil tradisional.

Perbedaan keduanya adalah dalam proses produksi, yang satu dengan cara konvensional (tradisional) dan satunya lagi secara otomatis (modern). Selain itu, karena proses produksi bahan kerajinan tekstil modern menggunakan teknologi mesin, maka dalam pembuatan tidak menguras tenaga SDM/perajin dan tidak menghabiskan waktu yang lama. Juga, dalam produksinya bahan kerajinan tekstil modern bisa secara masal dalam skala waktu yang singkat.

Di samping kelebihan tersebut, tentunya bahan kerajinan tekstil juga memiliki kekurangan. Salah satunya, karena proses produksinya secara masal – yang proses pembuatannya dalam waktu singkat dengan menggunakan mesin, sehingga mempengaruhi kualitas serta daya tahan produk yang kurang maksimal.

Peluang Pasar Global
Kerajinan tekstil modern Indonesia ternyata diminati pasar internasional. Contohnya, pada pameran Texworld akhir tahun lalu, pada 12-15 September 2016 lalu di Paris, Prancis. Meraup total transaksi sebesar US$5,5 juta atau sekitar Rp71,5 miliar.

Nilai hasil penjualan sebesar ini, diperoleh dari delapan perusahaan yang difasilitasi Kemendag. Produk yang paling banyak diminati di antaranya polyester fabric, viscose ring yarn, cotton black dyed yarn, lace, print cotton, dan rayon yarn. Lebih dari 120 inquiry datang dari mitra dagang tetap Indonesia.

Dalam pameran tersebut, sebanyak 515 buyer dari 35 negara datang ke Paviliun Indonesia, antara lain Amerika Serikat, Belanda, Jepang, Republik Rakyat Tiongkok, Argentina, dan Hungaria. Pameran ini pun berhasil menjadi sarana untuk mendapatkan akses ekspor ke pasar global produk tekstil karena dikunjungi oleh buyer dari seluruh dunia.

Merek busana tenar dunia seperti Polo Ralph Lauren dan The Apparell Group adalah salah satu dari sederetan buyer yang berminat dengan tekstil Indonesia. Tak hanya itu, buyer Turki juga memiliki minat yang tinggi untuk tekstil Indonesia sehingga berpeluang meningkatkan ekspor ke Turki.

Pameran Texworld Paris merupakan pameran produk tekstil terbesar, terlengkap dan telah dikenal dunia. Selain itu, Paris merupakan pusat mode dunia untuk para desainer internasional yang menampilkan tren terbaru. Texworld Paris tahun ini diikuti oleh 987 exhibitors dari 27 negara dan menampilkan zona peserta khusus yaitu elite exhibitor.

Dari hasil penjualan bahan kerajinan tekstil modern produksi Nasional di pameran Texworld yang digelar di Negeri yang dikenal sebagai pusat mode dunia itu, setidaknya menjadikan pertanda, bahwa bahan kerajinan tekstil modern Nasional diminati pasar global, ebagai indikasi bahwa peluang ekspor komoditi tersebut maih terbuka lebar. (Adyan Soeseno)

About eddy Purwanto

Check Also

Penyamakan Kulit Ramah Lingkungan

Teknologi penyamakan kulit yang konvensional belakangan ini kembali disoroti karena tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: