Pemprov DKI Siap Memberikan Insentif Bagi Industri MICE

Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) akan berusaha untuk mendukung pertumbuhan industri MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition) di Jakarta melalui bantuan fasilitasi partisipasi pada pameran MICE tingkat nasional maupun internasional seperti Inacraft Fair, Trade Expo Indonesia, IMEX Frankfurt dan IT&CM Asia serta bantuan promosi digital. “Apabila dimungkinkan, akan diberikan insentif bagi industri MICE yang menyelenggarakan kegiatan MICE di Jakarta,” ucap Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Bagaimana kebijakan Pemprov DKI Jakarta terhadap industri MICE, apakah wabah corona ini berdampak juga terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta memaparkannya kepada Achmad Ichsan dan Agus Sukmadi dari Inacraft News di ruang kerjanya. Berikut petikannya :

 

Bisa Dijelaskan pertumbuhan ekonomi di wilayah DKI, apakah terganggu dengan adanya wabah Corona. Sektor ekonomi mana saja yang berdampak dengan adanya wabah Corona ini? Dan sektor mana yang paling berdampak cukup besar?

Hampir semua sektor mengalami dampak negatif dari adanya wabah COVlD-19 ini. Dalam lingkup industri pariwisata, seperti:

  • retail dan lifestyle mengalami penurunan 40 sampai 90 persen
  • hotel mengalami penuruan 25 sampai 95 persen
  • Fnb antara 40 sampai 70 persen
  • entertainment mengalami penurunan hampir 100 persen

 

Apakah industri kreatif di DKI juga mengalami penurunan atau gangguan akibat wabah Corona?

Sektor industri kreatif juga mengalami penurunan omzet terutama pada subsektor seni pertunjukan. (Dapat dipertajam oleh bidang Ekraf)

 

Bagaimana dengan sektor pariwisata dan kebudayaan dan MICE di DKI apakah juga mengalami gangguan akibat Wabah Corona?

Tentu mengalami gangguan, karena adanya wabah COVlD-19 menghalangi kegiatan mobilitas wisatawan mengingat transmisi wabah bersifat on human. Berbagai objek wisata, pertunjukan seni dan budaya, dan venue MICE harus ditutup dan baru berangsur-angsur dibuka pada bulan Juni dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Apabila protokol kesehatan tersebut tidak dilakukan, diberikan sanksi berupa teguran hingga denda dan penyegelan. Terhadap pelanggaran ringan diberikan sanksi berupa surat teguran satu, dua, dan tiga oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sedangkan terhadap pelanggaran berat di usulkan ke Satpol PP untuk diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

Bagaimana kebijakan Pemprov DKI di sektor Pariwisata, kebudayaan dan MICE?



Pemprov berupaya memastikan penerapan protokol CHS (cleanliness, health, and safety) secara ketat. Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menerbitkan SK Kadis Parekraf no.135 tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan COVlD-19 Di Sektor Usaha Pariwisata pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. Dan mengundang seluruh Stakeholders terkait untuk bersama-sama membuat protokol kesehatan sesuai dengan jenis usahanya.

 

Bisa dijelaskan apa yang akan dilakukan Pemprov DKI terhadap para pelaku industri MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition)?

Pemprov DKI akan berusaha untuk mendukung industry MICE Jakarta melalui bantuan fasilitasi partisipasi pada pameran MICE internasional seperti IMEX Frankfurt dan IT&CM Asia serta bantuan promosi digital, dan apabila dimungkinkan akan diberikan insentif bagi industri MICE yang menyelenggarakan kegiatan MICE di Jakarta.

 

Sebagai informasi, ASEPHI setiap tahun selalu menyelenggarakan pameran kerajinan dengan nama Pameran Inacraft di JCC yang selalu di buka oleh Presiden. Bagaimana protokol kesehatan untuk penyeIenggaran pameran atau event di saat wabah Corona ini?

Harus menerapkan Protokol umum sebagaimana tertuang dalam SK Kadis Parekraf no.135 tahun 2020. Serta menyiapkan Protokol tambahan khusus untuk penyelenggaraan kegiatan pameran atau event (MICE).

 

Bagaimana dukungan Pemprov DKI terhadap Pameran Inacraft?

Pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, Pemprov DKI memberikan dukungan penuh pada pameran INACRAFT dengan mempromosikan INACRAFT melalui Calendar Of Event dan website yang dikelola oleh Pemprov DKI. Bahkan Pemprov DKI juga berpartisipasi sebagai salah satu exhibitor (Booth DKI Jakarta), dan menyediakan pendukung acara melalui Abang dan None Jakarta, kesenian tradisional serta pembatik. Pemprov DKI juga beberapa kali memfasilitasi jurnalis/travel blogger dari luar negeri untuk meliput pameran INACRAFT melalui kegiatan familiarization trip.

 

Bagaimana teknis SKIM untuk peserta pameran? Apakah SKIM nya bisa dikolektif per daerah?

Jika yang dimaksud SKIM adalah Surat Keterangan Imigrasi maka otoritas yang memiliki wewenang untuk menerbitkan adalah pemerintah pusat, bukan Pemprov DKI. Apabila yang dimaksud adalah SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) maka wewenangnya ada pada Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemprov DKI Jakarta

 

About Auliya Mustar

Check Also

Desain Booth Pameran di Era New NorMICE

Di era normal baru, berbagai industri harus menyiapkan kebiasaan baru untuk memulai kembali bisnis mereka. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: