Pentingnya Desain Kemasan Produk

Tidak semua pelaku bisnis menyadari bahwa kemasan produk ternyata memengaruhi angka penjualan. Para pelaku usaha kecil, misalnya, hanya fokus menciptakan produk, tetapi tidak memperhatikan kemasan yang digunakan. Padahal, kesan pertama yang muncul dari suatu produk ada pada desain kemasannya.

Kemasan dapat didefinisikan sebagai bungkusan atau sesuatu  yang digunakan sebagai alat pembungkus atau kontainer. Sementara itu, mengemas adalah tindakan membungkus atau menutup suatu barang atau sekelompok barang.

Kemasan berfungsi untuk mewadahi dan melindungi produk dari kerusakan, sehingga lebih mudah disimpan, diangkut, dan dipasarkan. Selain itu, kemasan juga berfungsi sebagai identitas produk, daya tarik bagi pembeli, sarana promosi bagi konsumen, serta alat informasi dan komunikasi bagi konsumen. Tak kalah penting, kemasan juga berfungsi sebagai sarana promosi yang bernilai jual sehingga dapat meningkatkan daya saing produk.

Menurut Ricky Joseph Pesik, Wakil Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), kemasan sangat penting untuk meningkatkan nilai jual produk. “Sebuah produk akan memiliki daya tarik apabila dikemas dengan menarik,” ucapnya. Kemasan sangat penting bagi tampilan sebuah produk. Karena itu, beberapa waktu lalu Bekraf sempat mengadakan pelatihan bagi usaha kecil menengah tentang cara membuat kemasan yang menarik dan dapat meningkatkan nilai jual.

Tujuan Kemasan

Kemasan dibuat tidak hanya sebagai pembungkus produk, tetapi ada tujuan yang ingin dicapai. Pertama, menampilkan atribut sebuah produk agar menarik. Semakin unik dan khas, tampilan produk semakin menarik perhatian konsumen.

Kedua, memperkuat tampilan estetika dan nilai produk. Kemasan juga bisa menjadi strategi untuk memperkuat pemosisian produk di benak konsumen. Konsumen menyukai kemasan dengan visualisasi dan gambar yang menarik. Ketiga, mempertahankan keseragaman dalam kesatuan merek produk. Kemasan bisa menjadi ukuran standardisasi produk. Dengan membuat kemasan yang sama, produk akan terlihat standar dan homogen sehingga memudahkan konsumen untuk menandai produk dalam proses pencariannya.

Keempat, membuat kemasan sesuai kategori. Sebuah kemasan yang tampak berbeda dan menonjol perlu diperhatikan oleh pelaku usaha kecil. Dalam pasar persaingan sempurna di mana banyak produk tersedia di pasar yang sama, menciptakan kemasan yang berbeda akan membantu konsumen untuk membedakan antara suatu produk dengan produk pesaing. Selain itu, kemasan produk juga harus berbeda satu sama lain sesuai dengan kategori produk.



Kelima, mengembangkan inovasi dalam menciptakan kemasan. Tujuan utama berinovasi dalam membuat kemasan ialah agar harga produksi lebih rendah, ramah lingkungan, dan meningkatkan fungsionalitas. Inovasi bisa dengan menggunakan bahan-bahan baru dan material yang berkualitas.

Manfaat Kemasan

Selanjutnya, pembuatan kemasan memiliki beberapa manfaat. Pertama, kemasan sebagai alat komunikasi. Dalam hal ini, kemasan menjadi alat promosi, kemasan menjadi informasi produk, dan kemasan sebagai pemasaran produk dengan mengomunikasikan karakteristik produk atau produk konsumsi yang khas dan unik.

Kedua, kemasan sebagai identitas. Kemasan pada sebuah produk umumnya sudah dilengkapi dengan pencantuman nama merek atau brand. Merek merupakan identitas perusahaan yang merepresentasikan produk yang dihasilkan. Jadi, desain kemasan dan identitas meliputi nama produk, desain kemasan, papan reklame, desain iklan, seragam, dan atribut lainnya.

Ketiga, citra produk. Manfaat lainnya dari kemasan ialah menampilkan citra. Penggunaan gambar atau foto yang baik untuk kemasan akan meningkatkan citra yang baik pada produk dan kemasan. Pemakaian citra visual yang tepat merupakan kunci suatu komunikasi kepribadian produk. Citra dipengaruhi oleh ilustrasi, foto dan gambar, ikon, simbol, dan karakter yang bisa dibuat dalam berbagai gaya.

Keempat, kemasan sebagai alat identifikasi dalam pemasaran. Kemasan menjadi suatu komponen bagi konsumen dan masyarakat sebagai produk pendorong pertumbuhan ekonomi. Kemasan juga dapat memenuhi kebutuhan manusia untuk memberdayakan sumber daya fisik.

Kelima, pelindung produk. Kemasan akan melindungi produk dari sinar matahari/panas secara langsung, memberikan perlindungan dari lalat atau mikroba yang membahayakan, menghindari debu, dan sebagainya.

Keenam, mudah dibawa. Kemasan pada suatu produk sangat bermanfaat bagi konsumen dalam hal distribusi atau delivery. Produk yang sudah dilengkapi dengan kemasan mudah dibawa ke mana-mana dan dapat diletakkan di mana saja. (Achmad Ichsan dan Ahmad Jauhari)

About eddy Purwanto

Check Also

Dibutuhkan Dorongan ASEPHI untuk Kerajinan Sumatera Barat

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) diharapkan mampu mendorong kemunculan produk lokal Sumatera Barat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: