Produk Fesyen Berbahan Bambu Diminati Konsumen di Dunia

Inovasi produk kerajinan bambu terus bermunculan dan berkembang pesat, tidak hanya diiminati pasar lokal tapi juga konsumen mancanegara. Salah satunya, produk fasyen dari serat bambu yang telah mendunia seperti kaos t-shirt, topi dan sepatu.

Seperti koleksi Bamboo Studio by Parker, misalnya, yang membuat produk fesyen seperti aneka kaos T Shirt, kaus kaki, dan sepatu yang terbuat dari serat bambu. Produk-produk ini, menurut big boss Bamboo Studio, Taufiq Rahman, menggunakan bahan baku serat bambu yang memiliki keunggulan, diantaranya, daya serapnya terhadap air sangat tinggi dibandingkan katun.

Keunggulan lain produk berbahan serat bambu, lanjutnya, saat dikenakan lebih dingin, adem dan tidak berbau. “Divisi R&D kami telah melakukan uji coba, sejumlah produk fasyen meliputi baju, kaos, dan sepatu dari serat bambu, terbukti tidak panas dan tidak berbau. Karena ada anti bakteri alamiah, yang tidak hilang setelah dicuci,” ungkap Taufiq yang juga pemilik perusahaan Parker Shoes Indonesia.

Taufiq mengaku, telah memproduksi fasyen kaus kaki dan sepatu sejak 2002, dan mulai mencoba menggunakan serat bambu pada 2010. “Kami mulai usaha membuat sepatu dan kaos kaki, awalnya memakai bahan konvensional kulit asli dan sintetis serta kain katun. Belakangan ini, baru menggunakan bahan yang tidak panas dan tidak berbau, yakni serat bambu,” tuturnya.



Kini, produk fesyen buatannya sudah dipasarkan di pasar domestik dan mancanegara. “Sepatu serat bambu Parker Shoes kini sudah banyak terjual di Inggris, Prancis, Italia, Amerika, dan hampir semua negara Asia,” tukasnya optimis.

Taufiq menjelaskan, sepatu serat bambu Parker Shoes dibuat dari 60% serat bambu tekstil impor asal Tiongkok dan 40% serat bambu tekstil lokal. Produk sepatu bambu dijual dengan harga Rp500 ribu-Rp900 ribu per pasang. Keunggulan dari sepatu serat bambu ini adalah anti bakteri, anti bau, lebih menyerap keringat, menyehatkan kulit, dan ramah lingkungan. Selain sepatu bambu, Parker juga menjual kaos kaki, t-shirt, dan sepatu kulit.

Saat ini, total omzet Parker mencapai Rp2 miliar/ bulan. Parker Shoes sebagai produsen, telah mendapatkan certified ISO 9001. Disusul kemudian pada tanggal 28 Oktober 2014 lalu, meraih produk UKM inovasi terbaik 2014.

Perhimpunan Pelaku Usaha Bambu Indonesia (Perpubi) optiimis, peminat produk turunan bambu akan terus bertambah. “Produk turunan bambu, yang tercatat saat ini lebih dari 1.500 macam. Di antaranya, produk fesyen sepatu serat bambu,” jelas Sekjen Perpubi, Dudi Darma Bakti. (Adyan)

About eddy Purwanto

Check Also

Pengembangan Desa Wisata Denai Lama Lewat ADWI 2021

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengembangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *