Seni Membatik di Kayu dan Logam

Banyak pengagum keindahan corak batik, yang melukisnya tidak sebatas pada lukisan kain/ bahan, tapi mereka juga menorehkan diberbagai bahan padat, semisal pada kayu, plastik, bahkan juga di aneka logam. Membatik di bahan keras lazimnya untuk produk-produk khusus untuk memenuhi keinginan pribadi, kendati ada juga untuk produk massal.

Menurut Sujadi, perajin topeng kayu batik dari Desa Bobung, Kecamatan Patuk, Gunung KIdul, Jogyakarta, biasanya topeng kayu dipakai untuk perlengkapan sendra tari dan juga sebagai kerajinan untuk pajangan/ dekorasi dari properti. Tapi kini, topeng kayu batik banyak diproduksi sebagai handicraft yang diminati konsumen di dalam negeri dan mancanegara.
Kayu yang biasa digunakan untuk membuat topeng kayu batik adalah kayu sengon dan kayu pule, karena kedua kayu jenis ini cenderung lebih mudah digunakan dalam mengukir motif yang diinginkan, tidak mudah rusak dimakan rayap serta mudah diaplikasikkan aneka corak batik.

Tahapan Membatik Pada Topeng Kayu :
-Siapkan/ pilih topeng kayu yang akan dilukis batik
-Melukis warna dasar dari topeng hingga memberi pola batik seperti pada batik kayu.
-Pembuatan topeng batik menggunakan tangan atau handmade, prosesnya tak jauh beda dengan batik kain. Setelah membuat pola di atas kayu, tahap membatik pun dimulai.
-Selesai dibatik, proses nglorot (menghilangkan lapisan lilin) dilakukan supaya seluruh motif batik terlihat jelas. Baru tahap akhir dilakukan pengecatan.

Cara Membatik Motor :
Membatik body dan peleg motor dapat dilakukan dengan banyak cara. Antara lain, di cat langsung dengan semprot, digrafir, serta bisa juga “menyelimutinya” dengan kain batik dilapis acrylic/ resin. Seperti yang dilakukan Fajri, warga Kampung Rawa Tengah, Pangkalan Asem, Cempaka Putih. Jakarta Pusat.



Pria yang akrab disapa Uda Black ini, mengubah tampilan RX King miliknya dengan corak kain batik. Adapun tahapan modifikasi, ia menjelaskan, terlebih dahulu siapkan kain batik yang coraknya sesuai selera. Kemudian, lepaskan seluruh bagian bodi motor yang ingin dilapisi batik.

Pilih corak yang sesuai selera dan cocok untuk tampilan motor. Pada tahap ini, pengeleman harus dilakukan secara merata. Jangan sampai ada lem yang menggumpal atau terjadi lipatan kain.

Setelah semua bagian bodi dilapisi kain, lalu jemur hingga kering. Tahap selanjutnya adalah pelapisan dengan resin. Seluruh bagian bodi yang melekat batik disiram resin secara merata. Selain resin bisa juga menggunakan vernis. Setelah seluruh bodi batik terlapisi resin atau vernis, dilanjutkan dengan menjemur bodi tersebut hingga kering.
Seanjutnya haluskan seluruh bagian bodi menggunakan amplas halus. Pada tahap ini, lakukan pengulangan beberapa kali agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kalau ada yang bolong-bolong pelapisannya atau tidak rata, diamplas lagi, disiram reszin kembali, terus amplas ulang sampai halus dan merata.

Setelah penghalusan lapisan resin dirasa cukup, dilanjutkan dengan memoles bodi menggunakan kompon, agar mengkilap. Setelah selesai, pasang kembali ke rangka motor dengan hati-hati agar tidak terjadi scratches atau lecet. (Adyan)

About eddy Purwanto

Check Also

Peluang Ekspor Produk Furniture Indonesia

Industri furnitur masih menjadi salah satu andalan dalam mendukung perekonomian nasional. Industri ini mampu menyerap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: