Sriwijaya Air Buka Dapur Umum Kasih Putih

Guna meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, pengusaha sukses pemilik Sriwijaya Air Group, Chandra Lie, giat berbagi sembako dan makanan. Ia bersama keluarga dan karyawan, sengaja mendirikan Dapur Umum Kasih Putih di kediamannya di Jakarta. Ia memanfaatkan Cheff Restoran Rumah Kayu Ancol milik keluarganya untuk membantu meringankan beban harian warga terdampak Covid-19.

“Selama ini saya selalu berbagi dengan sembako. Saya ingin berbagi kasih dengan membuka dapur umum karena semua fasilitasnya menunjang seperti rumah, alat masak, cheff dan karyawan-karyawan Restoran Rumah Kayu Ancol sementara ini lagi dirumahkan akibat pandemik virus Covid-19. Saya bicara sama istri, istri mendukung. Anak-anak juga sangat mendukung kegiatan sosial ini, jadi kita jalankan,” kata Chandra Lie.



Chandra Lie mengaku, sampai kapanpun selagi masih diberi kesempatan oleh Tuhan, bersama keluarga besar akan melakukan kegiatan berbagi seperti ini kepada warga. Untuk dapur umum, menurutnya, akan dibuka setiap hari selama pandemi Covid-19 di rumahnya, dengan target 1.000 porsi perhari. Makanan yang berupa takjil berbuka puasa, dan atau nasi tiap hari dibagikan secara langsung kepada warga mulai pukul 17.00 WIB. “Jadi selama Covid-19 kami terus menyiapkan makanan setiap hari dari jam 17.00 sampai habis dibagikan. Kami siapkan untuk makanan 1.000 porsi kurang lebihnya. Setelah dibagikan, kami juga menyiapkan makanan untuk tim Dapur Umum Kasih Putih berbuka puasa bersama di kediaman,” jelasnya.

Chandra Lie meyakini, sembako dan makanan yang dibagikan tepat sasaran. Sebab, ia bersama istri, anak-anaknya Shella Christivanny Lie dan Sharon Christivanny Lie serta tim dapur umum langsung membagi-bagikan makanan itu kepada warga. “Dari posko dapur umum, kami door to door turun ke jalan melalui jalur Jalan Letjen Suprapto, Galur, Utan Panjang, Benyamin Suep Kemayoran mutar balik dan daerah lainnya. Yang kami bagi pertama tukang gerobak sampah, bapak ibu pemulung, tukang bajaj, tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, ojol dan masyarakat yang mau mengambil di sekitar posko tempat kami ngetem, jadi langsung ke warga,” tukasnya.

Chandra Lie berharap, bantuan baik itu sembako maupun makanan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat saat ini. “Saya mengajak teman-teman saya melakukan tindakan yang sama untuk pembagian sembako dan bakti sosial dimanapun berada, sehingga bisa meringankan beban masyarakat Indonesia pada umumnya. Kita doakan bersama pandemik Covid-19 ini cepat berlalu,” ujarnya. (Achmad Ichsan)

About Achmad Ichsan

Check Also

INDONESIA CORPORATE TRAVEL AND MICE (ICTM) DIGELAR DI 5 KOTA

Guna membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVlD-19, Kementerian Pariwisata dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: