Grey living room with sofa, chairs, standing lamp, small table, yellow details and pattern decorations in black and white

Tren Produk Mebel dan Kerajinan Kayu

Tren produk mebel dan kerajinan kayu 2019 akan mengikuti perkembangan masyarakat perkotaan yang lebih memilih untuk tinggal di rumah yang lebih kecil dengan jumlah ruangan yang lebih terbatas. Masyarakat perkotaan akan lebih senang memanfaatkan ruangan multi fungsi untuk berbagai keperluan.

Pada gelaran pameran mebel dan kerajinan terbesar Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2018 yang lalu telah memprediksikan tren produk mebel dan kerajinan yang diinginkan masyarakat pada tahun 2019. IFEX 2018 yang mengusung tema “The Essence of Infinite Innovation” menjadi ajang prestisus bagi lebih dari 500 perusahaan untuk menampilkan desain terbaik produk mebel dan kerajinan.

Sudah menjadi rahasia umum jika desain yang ditampilkan di IFEX merupakan desain yang dipersiapkan untuk satu hingga dua tahun mendatang. Oleh karena itu, IFEX 2018 menjadi ajang untuk mengetahui prediksi tren mebel dan kerajinan maupun desain interior tahun 2019.

Mengetahui perkembangan desain interior sangat penting bagi produsen untuk menghasilkan produk mebel dan kerajinan yang dibutuhkan masyarakat pengguna. Berdasarkan survey yang dilakukan terhadap 2.000 anggota IFDA di Amerika Serikat dan Jepang diketahui produk mebel dan kerajinan yang akan mendapatkan permintaan sangat tinggi. Hal tersebut didasarkan pada perkembangan tren desain interior serta keinginan masyarakat perkotaan dalam memanfaatkan ruang tempat tinggalnya.



Pertama, penduduk dunia tahun 2020 terutama yang tinggal di wilayah perkotaan seperti di AS akan lebih memilih untuk tinggal di rumah yang lebih kecil dengan jumlah ruangan yang lebih terbatas.

Kedua, ruang tamu formal akan hilang dari rumah-rumah modern. Ruang tamu tidak akan lagi berfungsi tunggal sebagai ruang tamu. Tetapi akan lebih fungsional, seperti untuk bercengkrama dengan keluarga, ruang untuk nonton, bahkan untuk makan malam bersama.

Ketiga, ruang makan akan menjadi ruang serbaguna tempat anggota keluarga beraktivitas, yaitu untuk belajar, bermain dan berbagai aktivitas lainnya. Keempat, kamar tidur akan menjadi ruang yang lebih multifungsi, bisa sekaligus menjadi ruang kantor atau aktivitas utama lainnya.

Kelima, ruang yang lebih sempit mensyaratkan produk mebel yang lebih kecil. Produk mebel beralih ke desain mebel multifungsi, modular, mudah dipindah dengan kecenderungan ukuran yang kecil. Keenam, dapur sekaligus ruang makan semakin disukai dengan meningkatnya interes terhadap dunia masak memasak. Ketujuh, desain mebel dan patio untuk outdoor dibuat dengan konsep minim perawatan dan tentu saja tetap mengusung konsep fungsional.

Sejumlah perkembangan tersebut di atas perlu dipertimbangkan dari sisi desain interior yang akan sangat berdampak terhadap desain produk mebel. Desain produk mebel terus berkembang dari waktu ke waktu. Gaya hidup manusia, desain rumah dan desain interior maupun eksterior sangat mempengaruhi desain mebel dalam rentang waktu yang sama.
Konsep mebel pada waktu yang lalu terlihat matematis, sofa + televisi berarti berbicara furniture untuk ruang tamu, dan ranjang + 1 set lemari pakaian berarti bicara furniture untuk kamar tidur, konsep ke depan akan berubah. (Ahmad Jauhari)

About eddy Purwanto

Check Also

Dibutuhkan Dorongan ASEPHI untuk Kerajinan Sumatera Barat

Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) diharapkan mampu mendorong kemunculan produk lokal Sumatera Barat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: