Trend Desain Kerajinan dan Mebel di Tahun 2019

Jakarta-Trend tahun 2019 untuk desain kerajinan dan mebel diprediksi perubahannya begitu ekstrim, khususnya penetapan warna dari yang soft ke warna yang terang, sedangkan untuk trend desainnya, lebih kearah Vintage dan Retro gaya  back to the nature.

Para seniman maupun desainer kerajinan sudah faham di luar kepala, bahwa setiap tahunnya, trend desain produk furniture & craft selalu berganti/ berubah seperti halnya musim atau pergantian tahun, yang baru akan menggantikan yang lama.

            Pakar rancang model produk furniture & craft dunia mengungkapkan, di majalah-majalah desain terkemuka di dunia mengenai trend desain produk furniture & craft tahun 2019. Mereka secara detail memaparkan mengenai perubahan tersebut, mulai dari trend warna.

            Pada tahun 2018 lalu, warna-warna kalem mendominasi produk furniture & craft. Kini pada tahun 2019, warna-warna terang yang ekstrem yang mendominasi. Ultra violet, disebut-sebut sebagai color of the year. Meskipun beberapa warna terang lain seperti kuning, biru telur asin, hijau limau, coklat almond, coklat tanah, metalik, gemistine dan warna emas merupakan pilihan untuk mendapatkan fresh look bagi yang ingin mendekor ulang rumah, kantor, hotel, café ataupun tempat lainnya.

Terkait dengan perubahan desain interior yang juga akan mempengaruhi trend  furniture & craft  yang lazimnya orang awam bilang “ganti tampilan jangan sampai mati gaya ketinggalan model”.

 Untuk desain, tahun 2019 adalah tahun back to 1950. Meninggalkan trend minimalis yang digandrungi di tahun 2017-2018, desain everlasting seperti vintage (gaya kuno) and retro  kembali jadi trend.

 Tema ini matching dengan trend dunia, yaitu back to nature. Di dalam konsep modern rustic, mengandung unsur minimalis yang mewakili ‘modern’, dan unsur rustic yang artinya sesuatu yang high craft yang awalnya adalah tradisional, diangkat menjadi new look. Tipikal desain jenis ini didominasi oleh bahan beludru atau suede (kulit) sebagai pelapis sofa, lengkap dengan ukuran dan aksen lekukannya yang besar.                                                                         

Sedangkan furniture berbahan kayu bagaimana dengan warnanya? Bisa dipastikan dominasi warna-warna pucat dan netral di tahun 2018 sebelumnya bakal meredup. Sebagai gantinya, tahun 2019 ini trend mengarah ke desain retro yang glamour. Furniture dengan warna-warna gelap beraksesoris metal sudah terlihat di majalah-majalah desain dan show room furniture & craft  modern.

Jadi kalau ingin merenovasi rumah dan seisinya, mengubah desain interior dan mengganti furniture & craft dengan mengikuti trend vintage dan retro, dengan back to the nature tidak berarti cukup dengan biaya yang murah bisa jadi justru bisa menguras kantong.

Pasalnya, jika sebelumnya furniture & craft lebih mengoptimalkan fungsi dengan  mengorbankan gaya, maka di tahun ini, pasar diprediksi akan gandrung dengan furniture yang berdesain  unik dan juga super mewah alias glamour, tapi tidak mengeksploitasi  fungsi. (Adyan)

About Achmad Ichsan

Check Also

THE 22ND INACRAFT MENUJU SMART EXHIBITION

Menyusul pemberitahuan sebelumnya, terlebih dahulu kamu sampaikan terima kasih atas kerja sama dan partisipasi semua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: